0.Sebelum
Kondisi eksisting kawasan
- Status
- Buka untuk semua kendaraan
- Pengalihan
- Tidak ada
“Sumbu Gedung Sate–Diponegoro–Gasibu dirancang J. Gerber tahun 1920 sebagai poros pemerintahan kolonial.”
7
Sel kontradiksi
4
Sel self-contradiction
8
Pernyataan tercatat
4
Pertanyaan terbuka
Sel berwarna merah = pejabat berbeda jawaban, kuning = pejabat sama berubah ucapan, abu-abu = belum bersuara. Klik tombol untuk lihat kutipan asli + sumber per sel.
7 dimensi · 5 sumber
Bukan 6 rencana resmi. Ini 6 cerita dari sumber berbeda, divisualkan di peta yang sama agar perbedaan geometrinya terlihat sekaligus.
0.Sebelum
Kondisi eksisting kawasan
“Sumbu Gedung Sate–Diponegoro–Gasibu dirancang J. Gerber tahun 1920 sebagai poros pemerintahan kolonial.”
1.Tukeran lahan
KDM, 14–15 April 2026
“Tukeran saja, jalurnya nanti belok… sebagian Gasibu untuk jembatan di ujungnya.”
2.Sisi utara Gasibu
DBMPR Jabar (Agung Wahyudi), 29 April 2026
“Jalan Diponegoro dialihkan ke sisi utara Gasibu, tetap terhubung Sentot Alibasyah & Majapahit. Sudah berdasar andalalin.”
3.MRLL Dishub
Rasdian Setiadi, Kadishub Bandung
“Kendaraan dari arah barat dibelokkan ke Jl. Cilamaya yang berada di sisi belakang Gedung Sate.”
4.Braga-isasi
KDM, di Gedung BI Jabar
“Bentuk jalan tetap, cuma diubah dari aspal jadi batuan, seperti Braga. Tidak lagi dilewati kendaraan umum.”
5.Tidak ada penutupan
KDM, Instagram pribadi
“Plang yang mengatakan ditutup sejak 30 April sampai 7 Agustus 2026, plang itu dinyatakan tidak berlaku karena dipasang tanpa persetujuan gubernur.”
Kronologi pernyataan publik dari aktor-aktor utama, terbaru di atas.
30 Apr 2026
Plang Dishub dinyatakan tidak berlaku karena dipasang tanpa persetujuan gubernur.
Lihat di peta: skenario 5 · Tidak ada penutupan29 Apr 2026
MRLL Dishub: penutupan 30 April–7 Agustus, U-shape detour.
Lihat di peta: skenario 3 · MRLL Dishub29 Apr 2026
Klaim sudah berdasar andalalin, tetap terhubung Sentot Alibasyah & Majapahit.
Lihat di peta: skenario 2 · Sisi utara Gasibu27 Apr 2026
Aspal Diponegoro diganti batuan andesit, mirip Jl. Braga.
Lihat di peta: skenario 4 · Braga-isasi20 Apr 2026
Menanggapi petisi Change.org, KDM tegaskan Diponegoro hanya dialihkan ke Cimandiri, bukan ditutup.
16 Apr 2026
Tanpa bangunan baru, hindari istilah 'plaza', evaluasi Hotel Pullman, transparansi. Kutip anggaran APBD Rp 12 M.
15 Apr 2026
Pemkot Bandung mengaku tidak diikutkan dalam koordinasi desain.
14 Apr 2026
Sebagian Gasibu dipakai jalan baru, Diponegoro lama jadi halaman.
Lihat di peta: skenario 1 · Tukeran lahanPejabat yang sama berubah ucapan (tipe 2), atau klaim resmi yang berbeda dari fakta yang dapat diverifikasi (tipe 3).
Tiga konsep yang berbeda dari aktor yang sama dalam 16 hari.
14 April: Tukeran lahan
“Sebagian Gasibu jadi jalan baru, Diponegoro jadi halaman.”
Pertanyaan editorial yang disusun Pantau dari pola kontradiksi yang teramati di matrix di atas. Bukan kutipan langsung dari pejabat atau jurnalis. Belum dijawab di kanal resmi per 28 Jun 2026. Setiap entry punya dasar yang menjelaskan dari mana pertanyaan itu muncul.
Mana SK final yang berlaku: SK Dishub atau pernyataan KDM?
Dasar: Linimasa 29 Apr (Dishub umumkan penutupan total via SK MRLL) bertentangan dengan linimasa 30 Apr (KDM via Instagram menyatakan plang ilegal). Matrix row 'Plang penutupan: resmi atau ilegal?' menunjukkan kontradiksi langsung antara Dishub (Resmi) vs KDM (Ilegal).
Kapan dokumen Andalalin dirilis ke publik?
Dasar: DBMPR Jabar (linimasa 29 Apr) klaim 'sudah berdasar andalalin', tapi dokumen tidak tersedia di kanal resmi. Pendapat Harun Al-Rasyid Lubis & Woerjantari Soedarsono menekankan andalalin/HIA harus jadi prasyarat, bukan klaim retroaktif.
Apakah ada studi cagar budaya / heritage impact assessment?
Dasar: Pendapat Woerjantari Soedarsono (ITB): 'prosedurnya adalah menyusun kajian cagar budaya... oleh ahli pemugaran tersertifikasi'. Pendapat Aji Bimarsono (Bandung Heritage Society): 'merusak konsep sumbu barat-timur kawasan'. Belum ada dokumen kajian heritage yang dirilis.
Bagaimana sosialisasi ke PKL & angkot terdampak?
Dasar: Matrix row 'Dampak ke PKL?', semua 5 sumber pejabat menjawab 'Belum dibahas'. Rencana yang_belum_publik mencantumkan 'Daftar PKL terdampak' belum dirilis. Tidak ada catatan publik tentang konsultasi dengan komunitas PKL Gasibu (yang berdagang setiap Minggu) atau angkot rute terdampak.