Diperbarui 2026-04-30
Anggaran Revitalisasi Gedung Sate–Gasibu
Rp 15,82 M
Total anggaran 2026
95%
Untuk pekerjaan fisik
Sisanya untuk konsultasi & pengawasan
4 bulan
Durasi pelaksanaan
8 April – 7 Agustus 2026
Rincian Anggaran 2026
Pekerjaan fisik
Rp 15,03 M · 95.0%
Konsultasi perencanaan
Rp 321,3 jt · 2.0%
Pengawasan
Rp 464,3 jt · 2.9%
Total: Rp 15.820.000.000
Komparasi Historis
2020 · Revitalisasi RK
Rp 14,9 M · Ridwan Kamil
2024 · Gerbang Candi Bentar KDM
Rp 3,9 M · Dedi Mulyadi
2026 · Revitalisasi Gedung Sate–Gasibu
Rp 15,82 M · Dedi Mulyadi
Pendahuluan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan Rp 15,82 miliar untuk revitalisasi kawasan Gedung Sate–Gasibu, dengan jadwal pelaksanaan 8 April hingga 7 Agustus 2026.
Angka ini terdiri dari tiga komponen besar: pekerjaan fisik di lapangan, konsultasi perencanaan, dan pengawasan. Bagan di atas menampilkan proporsi masing-masing.
Catatan: Angka di halaman ini adalah hasil rangkuman publik dari Inaproc/SIRUP dan LPSE Jabar. Verifikasi langsung pada dokumen sumber sangat dianjurkan untuk audit dan pelaporan.
Komparasi Historis
Kawasan Gedung Sate–Gasibu sudah pernah direvitalisasi pada 2020 di bawah Gubernur Ridwan Kamil dengan anggaran Rp 14,9 miliar. Belum ada dokumen publik yang menjelaskan apa yang berubah secara fundamental antara revitalisasi 2020 dan 2026, sehingga total pengeluaran ~Rp 30,7 miliar dalam enam tahun untuk satu kawasan menjadi pertanyaan.
Sebagai perbandingan, proyek Gerbang Candi Bentar di kompleks Gedung Sate (2024) dianggarkan Rp 3,9 miliar dan ditolak Bandung Heritage karena mengintervensi sumbu visual kolonial.
Yang Belum Terjawab
- Dokumen UDGL (Urban Design Guidelines) belum dipublikasikan.
- Andalalin (Analisis Dampak Lalu Lintas) tidak diumumkan ke publik meski DBMPR mengaku sudah dilakukan.
- Studi heritage impact untuk cagar budaya 1924 belum tersedia.
- Tidak ada konsultasi publik terstruktur sebelum proyek diumumkan.